17.9.08


Hari Ini, Open Source Mau Masuk MURI
Oleh Endonesia
Sabtu, 02-Agustus-2008, 05:45:37 Klik: 207 Kirim-kirim Print version

Jakarta, Kominfo Newsroom -– Dengan menginstal Open Source secara massal, menjalankan open office juga secara massal, membuat hotspot dengan ID yang banyak serta membuat blok, diharapkan akan memecahkan 4 (empat) rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Dalam siaran Iptek Voice di Kementerian Negara Ristek, Jakarta, Kamis (31/7) sore, Penanggung Jawab Lapangan MURI Onno Purbo mengemukakan, rekor pertama yang akan dipecahkan adalah menginstal komputer dengan menggunakan open source secara massal dalam waktu tiga jam dan hal itu baru pertama kali dilakukan di Indonesia.

Untu k itu, akan diterjunkan pelajar-pelajar dari SMA. ''Jadi bisa dibayangkan betapa mudahnya ternyata menginstal open source,'' katanya.

Kedua, setelah sistem operasinya diinstal, kemudian akan dijalankan open office secara massal juga, sehingga akan memecahkan dua rekor MURI, yaitu satu instal dan satu lagi open office. Kedua-duanya baru pertama kali dilakukan di Indonesia.

Seda ngkan yang ketiga, akan dibuat hotspot dengan ID yang banyak yaitu sebanyak 888, tidak ada di dunia hotspot yang banyaknya seperti itu, dan itu hanya di Indonesia.

Keem pat adalah membuat blog, dan yang membuat blog tersebut nanti sangat diharapkan bukan saja peserta yang berada di lokasi saja yang ikut membuat blog, tetapi seluruh dunia juga ikut membuat blog untuk memecahkan MURI tersebut, karena hal itu bisa dilakukan secara on line dan tidak harus hadir. Blognya adalah blog detik.com karena MURI-nya berada di situ.

Dalam kegiatan tersebut panitia telah menyiapkan komputer sebanyak 288 unit dalam bentuk laptop, dan nanti peserta bisa juga membawa komputer sendiri.

Sement ara itu, Kasubdit. Perangkat Lunak, Depkominfo, Riki A. Gunawan dalam kesempatan yang sama mengatakan, menurut rencana kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Jakarta City Center, pada tanggal 2 Agustus 2008, mulai jam 9.00 – 16.00 WIB.

Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan pengguna open source di Indonesia makin meningkat, katanya. (T. Gs/ toeb/c)


Tidak ada komentar: